A.
Music Jazz
Sejarah
music jazz
Jazz
adalah sebuah seni ekspresi dalam bentuk musik.Jazz merupakan jenis
musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama
musik band. Musik jazz masuk Indonesia pertama kali pada tahun 30an. Yang
dibawa oleh musisi-musisi dari Filipina yang mencari pekerjaan di Jakarta
dengan bermain musik. Bukan hanya mentransfer jazz saja, mereka juga
memperkenalkan instrumen angin, seperti trumpet, saksofon, kepada penikmat
musik Jakarta. Mereka memainkan jazz ritme Latin, seperti boleros, rhumba,
samba dan lainnya.
Pada
tahun 1948, sekitar 60 musisi Belanda datang ke Indonesia untuk membentuk
orkestra simfoni yang berisi musisi lokal. Salah satu musisi Belanda yang
terkenal adalah Jose Cleber. Studio Orkestra Jakarta milik Cleber mengakomodasi
permainan musik California. Band-band baru bermunculan seperti The Progressive
Trio, Iskandar’s Sextet dan Octet yang memainkan jazz dan The Old Timers yang
memainkan repertoir Dixieland.
Pertengahan
tahun 80an, nama Fariz RM muncul. Ia lebih mengkategorikan musiknya sebagai new
age. Tahun 90an hingga
sekarang, banyak sekali musisi dan kelompok jazz yang terbentuk. Musik jazz
yang dibawakan tidak lagi mainstream, namun hasil distilasi berbagai musik
seperti fusion, acid, pop, rock dan lainnya.
Musisi
jazz biasanya banyak bermunculan di Jakarta, Bandung, Surabaya dan Bali. Hal
ini disebabkan arus musik jazz lebih banyak mengalir di sana lewat pertunjukan
jazz (JakJazz, Java Jazz Festival, Bali Jazz Festival), sekolah musik jazz,
studio rekaman dan kafe yang menampilkan jazz. Seorang yang juga berjasa
“mengalirkan” arus jazz ke Indonesia adalah Peter F. Gontha, seorang pemilik
JAMZ dan pendiri pemrakarsa Java Jazz Festival
Karakteristik music jazz
ü Vokal dan lirik cenderung dianggap sebagai bagian
dari bunyi instrumen
ü Harmoninya rumit, memiliki tonalitas yang luas dan
sering terjadi modulasi
ü Ritme dan melodi memiliki kecenderungan
improvisatif
Berbagai
aliran jazz yang ada antara lain :
ü Ragtime:
Asal muasalnya musik jazz. Musik yang menyerupai musik afrika dengan beat dan tone yang menyerupai musik asli afrika. Vibrant, enthusiastic, and extemporaneous adalah ciri-ciri yang dapat dikenali.
Asal muasalnya musik jazz. Musik yang menyerupai musik afrika dengan beat dan tone yang menyerupai musik asli afrika. Vibrant, enthusiastic, and extemporaneous adalah ciri-ciri yang dapat dikenali.
ü Classic
Jazz:
Sering disebut dengan “New Orleans Style”. Aslinya berupa brass band yang ditampilkan di acara dance dan pesta-pesta diakhir tahun 1800-an dan awal 1900-an. Instrument musical dilengkapi dengan clarinet, saxophone, cornet, trombone, banjo, bass, guitar, drum dan piano. Improvisasi sangat ditekankan dalam permainannya dan aransemen musikal dapat berbeda dari setiap penampilannya.
Sering disebut dengan “New Orleans Style”. Aslinya berupa brass band yang ditampilkan di acara dance dan pesta-pesta diakhir tahun 1800-an dan awal 1900-an. Instrument musical dilengkapi dengan clarinet, saxophone, cornet, trombone, banjo, bass, guitar, drum dan piano. Improvisasi sangat ditekankan dalam permainannya dan aransemen musikal dapat berbeda dari setiap penampilannya.
ü Hot Jazz:
Jazz jenis ini dicirikan dengan penyanyi solo yang berimprovisasi, struktur melodi yang khas, dan biasanya mempunyai klimaks yang emosional dan “hot”. Rhytm sectionnya biasanya diiringi oleh gitar, bass, banjo, dan drum yang meningkat pelan-pelan sehingga mencapai klimaks (crescendo). Tokoh utama dari aliran ini, siapa lagi kalau bukan Louis Armstrong.
Jazz jenis ini dicirikan dengan penyanyi solo yang berimprovisasi, struktur melodi yang khas, dan biasanya mempunyai klimaks yang emosional dan “hot”. Rhytm sectionnya biasanya diiringi oleh gitar, bass, banjo, dan drum yang meningkat pelan-pelan sehingga mencapai klimaks (crescendo). Tokoh utama dari aliran ini, siapa lagi kalau bukan Louis Armstrong.
ü Chicago
Style:
Chicago menjadi pusat kelahiran aliran ini yang inti utamanya adalah “inventive player”. Dikarakteristikkan dengan aransement yang inovatif dan harmonis, dan teknik pemainnya yang tinggi. Tokoh-tokoh utamanya antara lain Benny Goodman, Bud Freeman, Edie Condon, dan Gene Krupa.
Chicago menjadi pusat kelahiran aliran ini yang inti utamanya adalah “inventive player”. Dikarakteristikkan dengan aransement yang inovatif dan harmonis, dan teknik pemainnya yang tinggi. Tokoh-tokoh utamanya antara lain Benny Goodman, Bud Freeman, Edie Condon, dan Gene Krupa.
ü Swing:
Tahun 1930-an menjadi awalnya swing. Karakteristik utamanya : robust and invigorating. Swing juga sering dikatakan musik dance. Walaupun bermain secara kolektif, sebuah band swing dapat menunjukkan performansi solo untuk mengimprovisasi melodi utamanya. Tokohnya banyak tapi yang sering dijuluki sebagai The King of Swing adalah Benny Goodman.
Tahun 1930-an menjadi awalnya swing. Karakteristik utamanya : robust and invigorating. Swing juga sering dikatakan musik dance. Walaupun bermain secara kolektif, sebuah band swing dapat menunjukkan performansi solo untuk mengimprovisasi melodi utamanya. Tokohnya banyak tapi yang sering dijuluki sebagai The King of Swing adalah Benny Goodman.
ü Kansas
Style:
Aliran ini lahir pada masa The Great Depression sekitar tahun 1920-an dan 1930-an di kota Kansas, USA. Karakteristiknya adalah gaya yang sangat soulful dan blues. Tokohnya antara lain Charlie Parker.
Aliran ini lahir pada masa The Great Depression sekitar tahun 1920-an dan 1930-an di kota Kansas, USA. Karakteristiknya adalah gaya yang sangat soulful dan blues. Tokohnya antara lain Charlie Parker.
ü Gypsy Jazz:
Aslinya diperkenalkan oleh gitaris Perancis, Django Reinhardt. Sering dipengaruhi oleh musik rakyat (folk music) dari eropa timur. Sering juga dikenal dengan nama Jazz Manouche. Ciri utamanya adalah : languid, seductive feel, yang dikarakteristikkan dengan “quirky cadences” dan “driving rhytms”.
Aslinya diperkenalkan oleh gitaris Perancis, Django Reinhardt. Sering dipengaruhi oleh musik rakyat (folk music) dari eropa timur. Sering juga dikenal dengan nama Jazz Manouche. Ciri utamanya adalah : languid, seductive feel, yang dikarakteristikkan dengan “quirky cadences” dan “driving rhytms”.
ü Bebop:
Berkembang di awal tahun 1940-an. Masih mengandalkan improvisasi, dalam bop seorang soloist bebas mengeksplorasi kord selama masih dalam struktur kord yang ada. Bebop berbeda dari swing, dan terlebih lagi musik dance. Bebop juga menjadi dasar bagi inovasi-inovasi dari musik jazz. Playernya antara lain : Charlie Parker (saxophon) dan Dizzi Gillespie (trumpet).
Berkembang di awal tahun 1940-an. Masih mengandalkan improvisasi, dalam bop seorang soloist bebas mengeksplorasi kord selama masih dalam struktur kord yang ada. Bebop berbeda dari swing, dan terlebih lagi musik dance. Bebop juga menjadi dasar bagi inovasi-inovasi dari musik jazz. Playernya antara lain : Charlie Parker (saxophon) dan Dizzi Gillespie (trumpet).
ü Mainstream:
Lahir kembali dari aliran musik jazz yang tidak terlalu mengikat pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Aliran ini sering disebut Modern Mainstream atau Post Bop, dan mempengaruhi aliran musik yang lain seperti Cool Jazz, Classic, dan Hardbop. Mainstream juga sering diklasifikasikan sebagai aliran jazz yang tidak terlalu berhubungan dengan aliran historis dari musik jazz.
Lahir kembali dari aliran musik jazz yang tidak terlalu mengikat pada akhir 1970-an dan awal 1980-an. Aliran ini sering disebut Modern Mainstream atau Post Bop, dan mempengaruhi aliran musik yang lain seperti Cool Jazz, Classic, dan Hardbop. Mainstream juga sering diklasifikasikan sebagai aliran jazz yang tidak terlalu berhubungan dengan aliran historis dari musik jazz.
ü Vocalese:
Sering disebut dengan jazz vokal. Mengkombinasikan lyric dan musik dalam suatu solo instrumental. Secara nature adalah bop, tapi diutamakan adalah nyanyian solo diiringi grup musik kecil atau ensembel. Playernya antara lain : Eddie Jefferson dan Jon Hendricks.
Sering disebut dengan jazz vokal. Mengkombinasikan lyric dan musik dalam suatu solo instrumental. Secara nature adalah bop, tapi diutamakan adalah nyanyian solo diiringi grup musik kecil atau ensembel. Playernya antara lain : Eddie Jefferson dan Jon Hendricks.
ü Cool:
Sering dikatakan sebagai “campuran” bebop dan swing jazz. Aliran ini terbentuk akhir 1940-an dan merupakan “anak kandung” bebop yang menggabungkan swing dalam tone yang harmonik dan dinamis. Dijuluki juga “West Coast Jazz”, karena inovasinya banyak berasal dari pantai barat USA, terutama kota Los Angeles.
Sering dikatakan sebagai “campuran” bebop dan swing jazz. Aliran ini terbentuk akhir 1940-an dan merupakan “anak kandung” bebop yang menggabungkan swing dalam tone yang harmonik dan dinamis. Dijuluki juga “West Coast Jazz”, karena inovasinya banyak berasal dari pantai barat USA, terutama kota Los Angeles.
ü Hard Bop:
Salah satu aliran lain dari jazz, yang merupakan anak dari aliran bebop. Melodi pada hardbop lebih bernuansa “soulful” dibandingkan bebop, dan terkadang dipengaruhi tema-tema musik Rhytm & Blues dan musik Gospel. Salah satu inovatornya adalah pianis Horace Silver.
Salah satu aliran lain dari jazz, yang merupakan anak dari aliran bebop. Melodi pada hardbop lebih bernuansa “soulful” dibandingkan bebop, dan terkadang dipengaruhi tema-tema musik Rhytm & Blues dan musik Gospel. Salah satu inovatornya adalah pianis Horace Silver.
ü Bossa Nova:
Campuran dari West Coast Cool, European Classical Harmonies, dan rhytm Samba Brasil. Sering disebut dengan nama Brasillian Jazz, dan berkembang di Amerika sekitar tahun 1962. Playernya antara lain Joao Gilberto, Antonio Carlos Jobim, dan di Amerika adalah Charlie Byrd dan Stan Getz.
Campuran dari West Coast Cool, European Classical Harmonies, dan rhytm Samba Brasil. Sering disebut dengan nama Brasillian Jazz, dan berkembang di Amerika sekitar tahun 1962. Playernya antara lain Joao Gilberto, Antonio Carlos Jobim, dan di Amerika adalah Charlie Byrd dan Stan Getz.
ü Free Jazz:
Kadang disebut juga dengan “Avante Garde”. Solis dari free jazz bereksperimen dengan bebas (free) terhadap musiknya. Ornette Coleman dan John Coltrane adalah contohnya.
Kadang disebut juga dengan “Avante Garde”. Solis dari free jazz bereksperimen dengan bebas (free) terhadap musiknya. Ornette Coleman dan John Coltrane adalah contohnya.
ü Soul Jazz:
Berasal dari Hardbop yang cukup terkenal di awal 1960-an. Berimprovisasi dengan chord progression, sama seperti bop. Tokohnya antara lain Horace Silver dengan piano Hammond-nya.
Berasal dari Hardbop yang cukup terkenal di awal 1960-an. Berimprovisasi dengan chord progression, sama seperti bop. Tokohnya antara lain Horace Silver dengan piano Hammond-nya.
ü Groove:
Sering disebut “of-shoot of Soul Jazz”. Groove sering menggunakan tone-tone dari musik blues dengan fokus terutama pada rhytms. Musik ini bernuansa gembira dan sering menyentuh emosi pendengarnya untuk dance, sedangkan blues lebih lambat. Improvisasi solo jarang digunakan dan lebih mengandalkan musik kolektif.
Sering disebut “of-shoot of Soul Jazz”. Groove sering menggunakan tone-tone dari musik blues dengan fokus terutama pada rhytms. Musik ini bernuansa gembira dan sering menyentuh emosi pendengarnya untuk dance, sedangkan blues lebih lambat. Improvisasi solo jarang digunakan dan lebih mengandalkan musik kolektif.
ü Fusion:
Aliran ini merupakan campuran antara “jazz improvisation” dengan energi dan rhytm dari musik rock. Walaupun demikian, terkadang pencampuran ini sering dianggap merupakan bagian dari musik rock dan bukan jazz. Aliran ini juga merupakan semacam “pemberontakan” musisi jazz, khususnya aliran hardbop terhadap “puritan jazz”, yang seakan-akan menahbiskan bahwa jazz haruslah seperti yang sudah ada.
Aliran ini merupakan campuran antara “jazz improvisation” dengan energi dan rhytm dari musik rock. Walaupun demikian, terkadang pencampuran ini sering dianggap merupakan bagian dari musik rock dan bukan jazz. Aliran ini juga merupakan semacam “pemberontakan” musisi jazz, khususnya aliran hardbop terhadap “puritan jazz”, yang seakan-akan menahbiskan bahwa jazz haruslah seperti yang sudah ada.
Fusion jazz memang identik dengan
bantuan teknologi canggih seperti MIDI. Fusion adalah cabang
dari jazz mainstream yang didalamnya sudah
dicampur rock dan funk.
Mengacu pada namanya, Jazz Rock atau Fusion adalah
tipe Jazz yang musisinya dalam mengapresiasikan sampai melewati batas sampai
kedaerah Rockataupun jenis musik lain. Fusion mengkombinasikan
kebiasan-kebiasaan & energi dari musik Rock dengan
harmonisasi yang sempurna dan kebebasan improvisasi
Jazz.
•
Hot jazz :Biasanya mempunyai klimaks yang
emosional dan “hot”. Rhytm sectionnya biasanya diiringi oleh gitar, bass,
banjo, dan drum yang meningkat pelan-pelan sehingga mencapai klimaks
(crescendo).
• Classic Jazz
:Instrument musical dilengkapi dengan clarinet, saxophone, cornet, trombone,
banjo, bass, guitar, drum dan piano. Improvisasi sangat ditekankan dalam
permainannya dan aransemen musikal dapat berbeda dari setiap penampilannya.
Alat music yang digunakan
• Gitar
• Gitar bass
• Piano
• Saksofon
• Terompet
• Trombone
• Biola
• Drum
• Contra bass
Penyanyi music jazz
Andien
• Andien yang bernama lengkap Andini Aisyah Haryadi (lahir di Jakarta, 25
Agustus1985;
umur 30 tahun) adalah seorang penyanyi Indonesia yang beraliran musik Jazz.
• Andien belajar bernyanyi sejak berusia tiga
tahun.Menginjak kelas 6, oleh Ibunya, Andien dimasukan ke EMS (Elfa Music
Studio), di bawah asuhan Elfa Secioria.
• Andien merupakan salah seorang generasi muda
penyanyi jazz wanita Indonesia. Sejak kecil, dirinya telah memiliki
ketertarikan di genre musik Jazz. Dirinya lebih tertarik menyanyikan lagu
"Girl from Ipanema" saat masih kecil, dibandingkan dengan lagu-lagu
dari Whitney Houston. Seiring dengan perjalanan kariernya, penghargaan demi
penghargaan diraih. Hingga kemudian Andien bekerjasama dengan Tohpati untuk
album Gemintang pada tahun 2005. Sampai saat ini ia telah merilis empat album
dan menerima penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) 5, 4 Indonesia Video
penghargaan dan satu Planet Music Award di Singapura.
• Ia besar di ranah musik Indonesia, sebagai penyanyi jazz
muda, ia sudah membuktikan banyak hal dengan keturutsertaannya berkolaborasi
dengan musisi-musisi senior dari dalam maupun luar negeri. Dan kesetiaannya
kepada warna musik itulah yang membuatnya selalu konsisten hingga saat ini.
Tompi
Tompi
adalah penyanyi yang bernuansa Jazz. Tompi merintis kariernya di dunia musik .
Sebagai
penyanyi jazz , ia sudah membuktikan banyak hal dengan keturutsertaannya
berkolaborasi dengan musisi-musisi senior dari dalam maupun luar negeri .
Kini giliran penyanyi
Tompi yang akan menghibur warga Yogyakarta. Di penghujung tahun lalu, Tompi didaulat untuk menggelar konser diiringi
musisi jazz senior Idang Rasjidi, dan dua musisi muda, Sadhu Rasjidi, dan Echa
Soemantri.
Mereka akan bergabung dan menyajikan pertunjukan musik hebat di venue yang eksotis. Ini akan menjadi malam yang spektakuler bagi para penikmat musk jazz .
Kehadiran Tompi dan Idang, diharapkan menjadi sarana melepas kerinduan para penikmat musik jazz. Kolaborasi Tompi dan tiga musisi jazz, terlebih Idang Rasjidi tentu akan menjadi hiburan yang menarik.
Mereka akan bergabung dan menyajikan pertunjukan musik hebat di venue yang eksotis. Ini akan menjadi malam yang spektakuler bagi para penikmat musk jazz .
Kehadiran Tompi dan Idang, diharapkan menjadi sarana melepas kerinduan para penikmat musik jazz. Kolaborasi Tompi dan tiga musisi jazz, terlebih Idang Rasjidi tentu akan menjadi hiburan yang menarik.
Tompi,
dengan kemampuan vokalnya yang tinggi menempatkannya sebagai salah satu
penyanyi pria terbaik Indonesia. Dalam setiap konsernya, improvisasi tingkat
tinggi selalu dia suguhkan kepada penonton.
Penampilan
keduanya akan didukung Yesaya Wilander Soemantri, atau yang lebih dikenal
dengan nama populer Echa Soemantri. Dia adalah drummer muda Indonesia yang
namanya sudah cukup dikenal luas dan dikenal dengan permainan yang energik. dia
telah beraksi di beberapa perhelatan besar seperti International Jakarta Jazz
Festival.
Eksistensi Music jazz
• Belum mampunya musik jazz menjangkaiu seluruh lapisan masyarakat,
dan hanya terjangkau oleh lapisan elit dan eksklusif merupakan salah satu
kendala yang menghambat perkembangan musik jazz di indonesia Padahal kalau
bersandar pada spirit yang dikandungnya jelas bahwa menjadi elit bukan
merupakan tujuan penciptaan musik jazz, sebab jazz selalu berdimensi
pembebasan.
• Musik jazz dianggap elit karena memang tidak banyak penggemarnya.
Untuk benar-benar memahami musik jazz juga diperlukan waktu untuk belajar yang
cukup lama. Maka cenderung yang menyukai musik jazz adalah orang-orang dari
latar belakang pendidikan.
• Menjadikan musik jazz bukan sebagai musik yang elit terutamanya
adalah melalui sosialisasi. Sosialisasi adalah proses untuk membiasakan orang
mendengar dan lebih mengenal musik jazz,dapat melalui berbagai bentuk seperti
kaset, CD, LD, VCD, majalah, buku dan berbagai macam literatur lain.
• Untuk dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat seluas-luasnya,
maka sosialisasi yang dilakukan juga harus merakyat. Artinya sosialisasi
dilakukan dengan melihat komposisi, keadaan dan perilaku masyarakat itu
sendiri. Untuk keadaan di Indonesia saat ini, musik
• jazz-lah yang seharusnya mendekati masyarakat terlebih dahulu. Bila
sosialisasi berhasil, maka keadaan di atas akan berbalik dengan sendirinya
(masyarakat akan mencari jazz).
B. Music RNB
Sejarah Music RNB
• R&B (ditulis juga RnB,
singkatan dari rhythm and blues) adalah genre musik populer yang menggabungkan
jazz,gospel, dan blues.
• Untuk mengerti sejarah dari
R&B, kamu harus tau dua hal :
• Rap adalah berbicara dengan rima
mengikuti ritme atau ketukan beat.
• Hiphop adalah budaya, jalan
hidup(way of life) untuk lingkungan orang-orang yang mengidentifikasi,
mencintai, dan menghargai nge-rap, nge-breakdance, nge-Deejay, dan graffiti.
• Sejarah musik r&b kita awali
dari musik r&b mulai dikenal sejak tahun 1940-an. Ada pendapat bahwa musik
r&b digunakan media sebagai istilah untuk gaya musik yang dimainkan oleh
para musisi Afrika-Amerika atau musisi kulit hitam yang mengkombinasi kan warna
musik Jazz dengan musik Blues, dan kemudian ditambahkan unsur
ritme berupa beat yang di ekspose didalamnya.
• Di Indonesia, musik R&B mulai
muncul sekitar tahun 1990-an. Musik ini terus berkembang hingga sekarang.
Beberapa musisi Indonesia yang membawakan jenis musik R&B antara lain, Glen
Fredly dan Rio Febrian.
Karakteristik Music RNB
• Lebih dekat dengan pop, jazz dan soul. R&B lebih menitik
beratkan pada kualitas vokal yang baik dan lirik yang lebih santai
• Musik lebih enak didengar, genre musik yg menggabungkan antara jazz
gospel dan blues, ada musik saksofon, terompet, piano, bas, dan drum
• Musik r&b cenderung mengutamakan improvisasi melodi, khususnya
vokal para penyanyi dengan harmonisasi yang progresif
Alat Music RNB
• Drum kit
• Bass guitar
• Saxsophon
• Horns (trompet)
• Electric Guitar
• Organ
Aliran Music RNB
Musik R&B
terdiri atas berbagai jenis musik populer yang saling terkait. Musik rhythm and
blues yang lebih dikenal dengan musik R&B memiliki beberapa genre-genre,
seperti, jump blues, club blues, black rock n’ roll, soul, funk, disco dan rap .
Perbedaan aliran RNB
• Ciri funk adalah ritemnya yang sangat dinamis, dengan
progresi kord yang jauh lebih sederhana (biasanya hanya satu kord yang
diulang-ulang)
• Soul : gaya bernyanyi soul (R&B dan gospel)
kemudian digabungkan lagi musik-musik elektronika seperti drummachine, synthesizer
dan peralatan elektronika (saat ini, digital) dan menjelma menjadi contemporary
R&B
Eksistensi
• Pada dasarnya saat ini sulit
sekali untuk membedakan aliran musik (genre) yang satu dengan yang lain.
Ini dikarenakan bahwa sekarang sudah terlalu banyak jenis musik yang berbeda
dimana jenis-jenis musik tersebut kemudian saling campur seiring kreatifitas
dan tuntutan emosi manusia serta industri hiburan dan musik dunia, menyebabkan
munculnya jenis musik yang lain, atau malah jenis musik yang tidak dapat
didefinisikan lagi
• Musisi contemporay R&B,
juga disebut-sebut sebagai musisi dari jajaran neo-soul namun juga
berkali-kali disebut sama dengan jazz karena
musiknya memang sangat terpengaruh dengan beragam jenis aliran musik tersebut,
termasuk jazz. Di Indonesia, musik R&B mulai muncul sekitar tahun
1990-an. Musik ini terus berkembang hingga sekarang. Beberapa musisi Indonesia
yang membawakan jenis musik R&B antara lain, Glen Fredly dan Rio Febrian.
Penyanyi music RNB
Glenn Fredly
Glenn Fredly mengawali kariernya
saat dia menjadi vokalis “Funk Section”. Pada tahun 1995 (setahun
setelah ia lulus SMA pada tahun 1994) Funk Section meluncurkan sebuah album
eksklusif yang dikemas secara apik. Tiga tahun kemudian, Glenn bernyanyi solo
dan meluncurkan sebuah album yang bertajuk GLENN dengan bermodalkan 8 buah
lagu. Dalam album ini terdapat 3 buah lagu yang sering dinyanyikan Glenn yaitu
“Kau” dan “Cukup Sudah” serta “MOBIL MAMA” yang menjadi
hits di Malaysia.
Album kedua diluncurkan pada tahun
2000 dengan judul KEMBALI. Dalam album ini terdapat beberapa hits seperti “Salam
Bagi Sahabat” dan “Kasih Putih”.
Dengan keraguan besar dari pihak
label, Glenn yang beragama Kristen ini meluncurkan album ketiganya bertajuk “Selamat
Pagi, Dunia!” (2003). Tak dinyana banyak hits yang muncul dari album ini.
Hits yang paling mengguncang Indonesia adalah lagu “Januari”.
Keberhasilan album ini membuat pihak Sony Music Indonesia membuat album
repackage tahun 2004, dikemas dengan bonus VCD karaoke dan Unplugged Live
Performance.
Pada Anugerah Musik Indonesia2001,
Glenn meraih penghargaan dalam kategori lagu terbaik dan penyanyi pria terbaik
kategori musik R&B
Tidak ada komentar:
Posting Komentar